Cara Pasang & Mengganti Kabel Kipas Angin

Seringkali kipas angin yang digunakan sehari-hari mengalami kerusakan. Kerusakan tersebut biasanya disebabkan pada beberapa faktor, salah satunya dari kabel. Di bawah ini akan dijelaskan bagaimana cara pasang kabel kipas angin agar bisa berfungsi kembali.

Cara pasang kabel kipas angin

Kipas angin bisa rusak mungkin karena ada kendala di bagian dinamo atau kabelnya. Saat menyambung kabel dinamo, diharapkan untuk berhati-hati. Apabila dinamo pada kipas angin yang pengganti sama dengan yang aslinya, maka urutan warna kabelnya bisa disamakan saja.

Pada umumnya setiap komponen kipas angin gantung terpisah dan harus dilakukan perakitan sendiri. Hal ini akan memberikan banyak keuntungan, termasuk pada bagian kabel yang memungkinkan Anda untuk mendapatkan kecepatan kipas angin yang diinginkan.

Baca Dulu : Cara Pasang Kapasitor Kipas Angin 5 Kabel

Cara Pasang Kabel Kipas Angin dan Memperbaikinya

Cara Pasang Kabel Kipas Angin dan Memperbaikinya

Anda bingung bagaimana cara pasang kabel kipas angin yang benar? Di bawah ini terdapoat 3 penyebab masalah kerusakan pada kipas angin dan cara memperbaikinya, termasuk cara memasang kabel pad akipas angin. Jika ya, silakan ikuti langkah-langkahnya di bawah ini.

1. Masalah Pada Kondensator

Kipas angin mati mungkin disebabkan kondensatornya atau elkonya yang rusak. Ciri-ciri kerusakan dari kipas angin yang mati ini adalah listrik normal namun gerakannya seperti terpatah-patah, dan juga terdengar suara dengungan kecil.

Cara memperbaikinya adalah buka kipas angin terlebih dahulu. Kemudian, cari kondensator motor atau elkonya dari kipas tersebut, biasanya ukurannya 3-4 cm dengan bentuk persegi panjang berwarna hitam. Lalu pastikan ujung kabel masih terbuka.

Setelah itu, dekatkan ke kontak listrik dan masukkan ujung kabel tadi. Cabut kembali dan sentuhlkan kedua ujung kabel kapasitor tadi. Perhatikan apakah ada percikan api atau tidak, jika ada berarti kapasitor masih baik. Dan jika tidak ada, maka harus segera diganti.

2. Masalah Pada Leher Kipas Rusak

Kerusakan kipas angin ini memiliki ciri-ciri antara lain saat dicolokkan ke listrik, kipas kadnag bergerak kadang tidak, dan juga menghasilkan suara keras saat berputar.

Cara memperbaikinya yaitu dengan menggoyangkan secara perlahan batang rotor dinamonya. Apabila rotor terasa bergerak ke arah kiri dan kanan, maka dapat disimpulkan bahwa leher kipasnya sudah aus dan harus diganti.

Baca Juga :

3. Kabel Putus

Kabel Putus

Apabila kipas angin rusak karena kabelnya yang putus, maka akan terlihat ciri-cirinya kipas kadang bergerak dan kadang tidak, hal ini bisa membingungkan Anda walaupun ada listrik yang mengalir ke kipas angin tersebut.

Cara pasang kabel kipas angin ini adalah dengan mengganti sementara kabel atau menggunakan avometer atau multimeter. Posisikan avometer tersebut pada ukuran Ohm meter x1-x10 Ohm. Kemudian, tempelkan pada probe di salah satunya ke ujung steker kabel tersebut.

Sementara itu letakkan juga probe yang lainnya ke dalam kipas angin. Apabila salah satu kabel yang diukur tidak menghasilkan gerakan jarum penunjuk pada avometer, maka salah satu kabelnya tersebut harus diganti dengan yang baru.

Nah, itu dia cara pasang kabel kipas angin dan juga cara memperbaikinya. Kipas angin bisa menjadi rusak karena banyak faktor, dan Anda harus mengetahui penyebabnya terlebih dahulu sebelum melakukan perbaikan.

Artikel Terkait :

Jika Anda tidak mengerti cara memperbaikinya, Anda bisa mengunjungi toko listrik atau toko yang melayani perbaikan alat elektronik. Jika memungkinkan terdapat garansi pada kipas angin Anda, sebaiknya gunakan garansi tersebut dengan cara menghubungi toko tempat dimana Anda membeli kipas angin tersebut agar segera diperbaiki dengan teknisi.

Leave a Comment