Skema Rangkaian Soft Start Anti Jeglek Untuk Kulkas

Rangkaian soft start untuk kulkas sangat dibutuhkan karena alat elektronik tersebut membutuhkan daya besar. Apalagi jika menghidupkan bebarengan dengan alat elektronik lainnya yang juga daya besar. Seperti penanak nasi, mesin cuci, dan lain sebagainya.

Rangkaian soft start untuk kulkas

Memang sangat menyebalkan ketika membeli alat elektronik, di test di tempatnya berjalan dengan normal, tapi ketika dioperasikan di rumah tiba-tiba listrik rumah jeglek. Oleh karena itu, perlu adanya skema soft start anti jeglek.

Baca Dulu : Skema Kompresor Kulkas

4 Macam Rangkaian Soft Start untuk Kulkas

Rangkaian Soft Start untuk Kulkas

Soft start merupakan salah satu solusi untuk menyalakan alat elektronik tapi selalu mengalami jeglek. Cara kerja dari alat tersebut adalah menahan hentakan arus listrik ketika awal menghidupkan. Ada beberapa macam rangkaian soft start untuk kulkas dan alat elektronik lainnya.

1. Menggunakan Trafo

Sangat mudah untuk membuat soft start sendiri di rumah. Bahkan bisa juga dengan memakai bahan yang ada di sekitar rumah. Salah satunya adalah menggunakan trafo. Jika memiliki trafo kotak bekas, maka bisa memanfaatkannya untuk membuat soft start.

Caranya cukup mudah, gunakan lilitan primer trafo pada resistor. Cara pertama ini jika ingin menyalakan alat lain selain kulkas tapi daya listrik rumah tidak mencukupi. Misalnya alat elektronik gerinda, pompa air, dan sebagainya.

Kelemahan menggunakan cara yang satu ini adalah bisa mengurangi tenaga dari dinamo. Oleh karena itu, cara ini hanya bagi rumah yang mempunyai daya listrik 450 kva, tapi tetap ingin menyalakan dinamo.

Semakin besar ampere trafo yang digunakan maka akan semakin ringan ketika menggunakan trafo. Perlu diketahui kalau menggunakan skema yang satu ini perlu menggunakan tespen supaya bisa mendeteksi mana positif dan ground. Jika terbalik, maka tidak bisa bekerja secara maksimal.

Baca Juga :

 2. Menggunakan Rangkaian Soft Start

Rangkaian Soft Start

Rangkaian soft start yang satu ini sedikit rumit. Apalagi jika menggunakannya untuk perangkat lain. Rangkaian ini hanya bisa digunakan untuk satu perangkat saja. Sistemnya memakai sistem relay dan jenis lainnya.

Adapun rangkaiannya memakai skema anti jeglek dengan kapasitor dan resistor. Jika menggunakan dua perangkat sekaligus, maka skemanya tidak akan bekerja. Oleh sebab itu, biasanya rangkaian skemanya dipasang langsung pada elektroniknya.

 3. Memakai Bohlam

Bohlam yang dipakai untuk test yang memiliki daya 100 watt. Para teknisi biasanya menggunakan cara yang satu ini. biasanya bohlam tersebut untuk mengindikasi adanya kerusakan pada sebuah power supply.

Tanda jika ada kerusakan adalah bohlam tersebut akan menyala terang terus menerus. Namun sebaiknya, jika tidak ada kerusakan pada power supply, maka bohlam akan meredup ketika power suplay sedang bekerja.

Cara yang satu ini juga bisa digunakan untuk menghidupkan power amplifier yang mempunyai daya besar. Biasanya power yang memiliki trafo besar akan sering mengalami jeglek ketika dinyalakan.

Cara memakainya juga cukup mudah. Posisikan mcb dalam keadaan mati ketika perangkat akan menyala. Saat perangkat menyala maka bohlam akan bekerja dan sedikit demi sedikit meredup. Itu tandanya kalau soft start sudah bekerja dengan baik.

 4. Memakai Sistem Ground

Rangkaian yang satu ini lebih tepat jika memakai las inverter. Para tukang juga sering menggunakan yang satu ini. terutama rumah yang mempunyai daya 450 kva. Adapun cara yang mereka lakukan ketika jeglek adalah menggunakan ground.

Sedangkan alatnya memakai kabel,besi, MCB dan tespen. Caranya tanam besi di tanah dengan kedalaman setengah meter. Pastika terlebih dahulu mengetahui jalur api dengan menggunakan tespen.

Ketahui :

Kini sudah jelas bagaimana cara membuat skema rangkaian soft start untuk kulkas. Tiga cara di atas merupakan cara termudah yang bahan-bahannya bisa didapatkan dari lingkungan rumah. Jadi, bisa saja membuat soft start tanpa mengeluarkan biaya sepeserpun.

Leave a Comment