Skema Dinamo Kipas Angin 4 Kabel & 24 Alur

Setiap kipas angin memiliki skema pada sistem kelistrikannya. Selain itu, skema ini berguna untuk mempermudah Anda dalam mengetahui sistem kelistrikan dari kipas angin tersebut. Berikut merupakan skema dinamo kipas angin yang perlu Anda ketahui.

Skema dinamo kipas angin

Baca Dulu : Skema Kipas Angin Maspion

Skema Dinamo Kipas Angin 4 Kabel

Menggulung dinamo pada kipas angin dengan cara manual perlu dilakukan kesabaran dan ketelitian. Oleh sebab itu, untuk melakukannya perlu memiliki kemampuan tingkat ketelitian yang tinggi, apalagi saat menghitung dan memasukkan kawat email ke dalam sebuah kern.

Jika terjadi kesahalan, maka hasil akhirnya pun dapat berakibat fatal. Jadi, untuk proses pemasangan dan dalam proses pelilitan kawat pada dinamo harus dilakukan dengan orang yang mempnyai kemampuan dalam bidangnya terutama yang tingkat ketelitiannya tinggi.

Di bawah ini merupakan gambar skema dinamo pada kipas angin 24 alur.

Skema gulungan kipas angin 24 alur

Kipas angin yang mempunyai lilitan kawat 24 alur biasa disebut dengan kipas tornado. Ciri-ciri dari skema dinamo kipas angin 24 alur yaitu mempunyai ukuran dinamo yang lebih besar, tipe kawat lilitan yang lebih besar, dan juga baling-baling kipas angin yang besar.

Selain itu, ukuran diameternya adalah minimal 18 inch, angin yang dihasilkan sangat kencang dan juga mempunyai teknologi embusan yang merata. Nah, untuk lebih lengkapnya mengenai jumlah lilitan kipas anginn 24 alur ada di bawah ini.

Gulungan KipasStartingRunningLowHigh
Jumlah lilitan500x800x200x200x
Jumlah utub (buah)4444
Ukuran kawat (mm)0,200,200,200,20

 

Artikel Terkait :

Cara Merangkai Kipas Angin dengan 24 Alur

Cara Merangkai Kipas Angin dengan 24 Alur

Jika sebelumnya Anda sudah mengetahui skema dinamo kipas angin 24 alur, maka selanjutnya adalah cara merangkainya. Caranya tidak jauh berbeda dengan pemasangan kipas angin 16 alur. Berikut penjelasannya.

1.    Siapkan Alat dan Bahan

Pertama, Anda harus menyiapkan terlebih dahulu alat-alatnya mulai dari solder, alat penggulung, kuas, potongan bambu, tang, dan juga gunting. Sementara itu untuk bahannya adalah kawat tembaga, kabel, timah, kertas mika, tali pengikat, sirlak, dan juga selongsong kabel.

2.    Membuat Lilitan

Jika alat dan bahan sudah disiapkan, Anda bisa langsung membuat lilitan kawat dengan menggunakan alat yang sudah disediakan seperti alat penggulung. Perlu Anda ketahui untuk kipas angin 24 alur, Anda membutuhkan 4 rol lilitan pada setiap rolnya.

Untuk lebih rincinya ada di bawah ini.

  • 4 rol lilitan besar untuk starting = 500 lilitan per rol
  • 4 rol lilitan kecil untuk running = 200 lilitan per rol
  • 4 rol lilitan besar untuk running = 400 lilitan per rol
  • 4 rol lilitan kecil untuk speed = 200 lilitan per rol

3.    Memasang Lilitan Speed

Setelah itu, silakan rangkai lilitan speed sesuai dengan ukuran dari rol dinamo. Apabila rol pada dinamo kecil, maka jarak untuk pemasangannya dibuat pada setiap 2 lubang. Tetapi, apabila rolnya besar, maka buatlah tiap 4 lubang.

Jika semuanya sudah terpasang rangkaian kabel sesuai dengan skema dinamo kipas angin yang ada. Maka, selanjutnya adalah menyambungkan kabel sesuai dengan jenis warna dan fungsinya. Beberapa jenis warna kabel memiliki fungsi sebagai kabel power, kabel speed, dan kabel kapasitor.

Ketahui :

Demikian informasi mengenai skema dinamo kipas angin 24 alur. Anda sudah bisa memulai merangkai lilitan kawat pada dinamo dengan mudah pada kebanyakan kipas angin jenis tornado.

Leave a Comment